ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and
development) melalui penerapan model ADDIE (analyze, design, development,
implementation, evaluation) yang termodifikasi dengan pendekatan exploratory
sequential mixed method design. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
instrumen moderasi beragama bermuatan nilai budaya sipakatau, sipakainge, dan
sipakalebbi yang valid dan reliabel. Populasi penelitian ini seluruh masyarakat
Kota Makassar dengan sampel yang digunakan sebanyak 255 orang yang dipilih
menggunakan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan analisis Aikens’ V untuk memperoleh koefisien validitas isi,
analisis faktor dengan pendekatan Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan
Rasch Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) instrumen moderasi
beragama bermuatan nilai budaya sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi
dinyatakan valid secara isi melalui perhitungan Aikens’ V dan reliabel menurut
perhitungan analisis varians Hoyt; (2) Hasil analisis CFA menunjukkan nilai
Construct Reliability (CR) dan Variance Extracted (VE) untuk model pengukuran
masing-masing sebesar 0,896 dan 0,281 serta untuk model struktural diperoleh
masing-masing sebesar 0,965 dan 0,706. Hasil analisis Rasch Model menunjukkan
tiga butir pernyatan infit (drop); (3) instrumen moderasi beragama bermuatan nilai
budaya sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi akhir yang diperoleh terdiri atas 21
butir dengan skala ukur hypothetical case scale.