ABSTRAK

Masalah yang diteliti dalam penelitian adalah karakteristik kegiatan keagamaan di SMK Dharma Widya, Kota Tangerang, sebagai salah satu cara membentuk karakter siswa yang di rasa sedikit memudar pada masa sekarang ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan kegiatan keagamaan Buddha di Sekolah Dharma Widya Tangerang berpengaruh terhadap pembentukan karakter religius, nasionalis, mandiri, gotongroyong, dan integritas siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti, serta siswa/i SMK Dharma Widya Tangerang sedangkan objeknya adalah kegiatan keagamaan dan karakter siswa. Berdasarkan deskripsi data dan analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Pendidikan karakter siswa memiliki peran penting untuk membentuk nilai moral, saling menghormati, menjadikan siswa memiliki perliku yang baik, sopan santun, yang bersumber pada nilai ajaran agama khususnya agama Buddha. (2) Pendidikan karakter dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan keagamaan diantaranya: silent sitting, membaca do’a/paritta, pembiasaan sikap anjali dan salam buddhis, Perayaan Hari Besar Agama Buddha, pelaksanaan Hari Pendalaman Dhamma, pelaksanaan program Pabbajja/Atthasilani, Dhamma Class, bhakti sosial dan penerapan budaya 5 S di dalam dan luar lingkungan sekolah. (3) Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di sekolah Dharma Widya memiliki ciri khas dibandingkan sekolah beryayasan buddhis lainnya, mendapat respon atau tanggapan positif baik dari siswa maupun orangtua siswa, karena dianggap mampu menjadikan perilaku siswa menjadi lebih baik. (4) Hambatan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan keagamaan di SMK Dharma Widya yaitu mood swing yang dialami siswa dan misscommunication antara guru dan orang tua terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan. (5) Penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan penting bagi perserta didik khususnya siswa/i SMK Dharma Widya karena memang disiapkan untuk mejadi lulusan yang siap kerja, oleh karena itu dunia kerja tidak hanya menuntut siswa yang cerdas secara akademik, namun dunia kerja juga menuntut attitude, mental dan karakter siswa yang memiliki tanggung jawab dan disiplin diri sehingga memiliki etos kerja yang tinggi. Output yang baik ini menjadi promosi karena penilaian baik dari masyarakat.