ABSTRAK

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu hal penting untuk
mencapai tujuan pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis dipengaruhi oleh
beberapa faktor. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum
diketahuinya pengaruh kecemasan dan kondisi fisik terhadap kemampuan
berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi
Pekerti kelas XI Sekolah Menengah Atas Perguruan Buddhi tahun pelajaran
2019/2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecemasan
dan kondisi fisik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas XI Sekolah Menengah Atas
Perguruan Buddhi tahun pelajaran 2019/2020.
Penelitian ini menerapkan pendekatan ex post facto dan menggunakan
metode kuantitatif dengan teknik simple random sampling. Responden penelitian
ini adalah siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Perguruan Buddhi tahun
pelajaran 2019/2020 berjumlah 81. Data dikumpulkan menggunakan angket
yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji prasyat normalitas
menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil uji multikolinieritas dengan
nilai VIF variabel kecemasan dan kondisi fisik menunjukkan angka 1,00 berarti
tidak terjadi multikolinieritas. Hasil uji autokorelasi dengan nilai DW sebesar
1,891 terletak antara dU=1,6898 dan (4-dU)=2,3101, maka penelitian ini tidak
terjadi autokorelasi. Hasil uji heteroskedastisitas didapatkan nilai korelasi
independent variabel kecemasan memiliki nilai signifikansi 0,20 dan variabel
kondisi fisik memiliki nilai signifikansi 0,205 menunjukkan tidak terjadai
heteroskedastisitas. Dari hasil uji prasyarat disimpulkan bahwa data telah
memenuhi syarat sehingga dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis
regresi berganda.
Hasil analisis data penelitian terdapat pengaruh kecemasan dan kondisi
fisik terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Pendidikan Agama
Buddha dan Budi Pekerti kelas XI Sekolah Menengah Atas Perguruan Buddhi
tahun pelajaran 2019/2020 dengan nilai Fhitung sebesar 14,870 dengan signifikansi
sebesar 0,000. Hasil uji persamaan regresi linier berganda yang diperoleh yaitu
Y= 57,548+ (-0,240)X1 + 0,439X2. Sumbangan yang diberikan variabel
kecemasan dan kondisi fisik terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 25,7%.
Hasil analisis regresi secara parsial simpulan bahwa: (1) terdapat pengaruh
kecemasan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa jika kondisi fisik
dikendalikan dengan nilai t sebesar (-)2,865 dan signifikansi 0,005; (2) terdapat
pengaruh kondisi fisik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa jika kecemasan dikendalikan dengan nilai t sebesar 4,599 dan signifikansi 0,000.