ABSTRAK

Permasalahan dalam penelitian ini adalah agresi relasional pada remaja cetiya dhamma sena tangerang akibat adanya perbedaan sifat dan sikap yang dimiliki remaja, ada yang mudah iri. Perilaku ini berupa ancaman, mengejek, mencela, mengucilkan dan merampas yang dilakukan oleh satu atau lebih remaja kepada korban atau pada remaja yang lain.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek peneliti ini adalah Ketua remaja dan remaja Cetiya Dhama Sena penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari, Februari samapai Agustus 2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data meliputi credibility, transferability, dependability, dan comfirmability. Data yang diperoleh dianalisis dengan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, kondensasi, display, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini yakni: : (1) Bentuk agresi yang di lakukan oleh remaja Cetiya Dhamma Sena Tangerang yaitu remaja tidak mudah bergaul, ledek-ledekan, menertawakan, menghina seseorang, mengejek, bercanda berlebihan, menghina fisik seesorang. (2) Penyebab remaja melakukan agresi yaitu ketidaktahuan dari apa yang diucapkan oleh remaja tersebut karena siswa cenderung meniru perkataan orang lain. Kemudian mencari perhatian orang lain, mencari perhatian, faktor keluarga, pengaruh teman, lingkungan rumah, faktor pribadi. Penyebab remaja mengalami agresi karena remaja tersebut perbedaan fisik, kemampuan yang dimiliki berbeda dan kurang dalam bimbingan (3) Hal tersebut berdampak pada pelaku dan korban agresi, ketua remaja, dan cetiya. Dalam menghadapi agresi dilakukan oleh ketua remaja dan cetiya secara umum dan buddhisme.